Skip to Content
Loading...
Joni Irawan
Joni Irawan
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Hadapi Cuaca Terik, Warga NTB Diimbau Selektif Pilih Menu Kuliner demi Cegah Panas Dalam

Hadapi Cuaca Terik, Warga NTB Diimbau Selektif Pilih Menu Kuliner demi Cegah Panas Dalam

JonPost, NTB, 5 September 2026 — Cuaca terik yang menyengat wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa pekan terakhir memicu lonjakan keluhan kesehatan ringan pada masyarakat, salah satunya adalah panas dalam. Menanggapi fenomena ini, JonPost Segmen kesehatan mengimbau warga NTB untuk lebih selektif dalam memilih hidangan pendamping dan minuman segar di siang hari agar terhindar dari radang tenggorokan.
Masyarakat kini diajak untuk beralih ke makanan dan minuman yang bersifat mendinginkan (cooling foods) serta tinggi hidrasi, seperti air kelapa murni, teh krisan (chrysanthemum), serta buah melon dan semangka. Langkah ini diambil sebagai solusi preventif agar tubuh tetap segar sekaligus mencegah iritasi tenggorokan yang memicu panas dalam.
Himbauan ini ditujukan kepada seluruh warga NTB, khususnya para pekerja lapangan, pengendara roda dua, anak-anak, dan lansia yang memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap dehidrasi serta perubahan suhu tubuh yang ekstrem.
Kebutuhan akan hidrasi yang tepat ini sangat krusial terjadi pada siang hari, terutama antara pukul 11.00 hingga 15.00 WITA, di mana suhu udara di berbagai wilayah NTB mencapai titik tertingginya.
Kondisi suhu menyengat ini terpantau merata di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, yang saat ini sedang melewati puncak musim kemarau.
Banyak warga salah kaprah dengan mengonsumsi es sirup, minuman bersoda, atau gorengan untuk meredakan dahaga. Padahal, kandungan minyak pada gorengan dapat melukai dinding tenggorokan, sementara kadar gula yang tinggi pada minuman manis justru mempercepat dehidrasi. Sebaliknya, air kelapa murni dan buah segar mengandung elektrolit alami yang cepat diserap tubuh tanpa menyebabkan peradangan.
Masyarakat disarankan untuk mengikuti tiga langkah praktis berikut saat cuaca panas:
  1. Hindari Air Es Ekstrem: Konsumsilah air dalam suhu sejuk atau normal. Perubahan suhu yang terlalu mendadak dari terik matahari ke air yang sangat dingin dapat memicu syok pada kelenjar amandel.
  2. Pilih Kuliner Berkuah Bening: Kurangi konsumsi makanan bersantan dan digoreng. Alihkan menu makan siang ke sup bening, soto tanpa santan, atau makanan yang dikukus.
  3. Batasi Gula Berlebih: Konsumsi buah-buahan secara langsung dalam bentuk potongan segar alih-alih diolah menjadi jus dengan tambahan kental manis yang pekat.
Dengan penyesuaian pola konsumsi harian ini, diharapkan seluruh warga NTB tetap dapat beraktivitas dengan produktif dan menjaga kebugaran tubuhnya di tengah cuaca ekstrem. Tim JonPost

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?