Cara Menurunkan Desil Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor Desa
Cara menurunkan pengelompokan desil saat ini tak perlu ke kantor desa atau
kelurahan.
Desil
terbagi dari skala 1-10 sebagai penentu tingkat kesejahteraan ekonomi sosial
masyarakat.
Desil 1
merupakan kelompok dengan kesejahteraan terendah.
Desil 1-4
sangat diprioritaskan mendapat bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Tapi perlu
diingat pengelompokan desil bukan penentu pasti perekonomian seseorang.
Simak penjelasan di bawah ini untuk mengubah atau pemutakhiran data di Data
Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
Ubah
pengelompokan desil
Ada dua cara untuk mengubah atau memperbaharui
data desil.
Berikut
penjelasannya dikutip dari laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Ubah data secara offline
- Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili
- Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan pemutakhiran data DTSEN
- Ikuti prosedur yang ditetapkan dan lengkapi dokumen atau persyaratan yang diminta
- Data yang diajukan akan diproses untuk dilakukan verifikasi
- Tunggu apabila diperlukan survei oleh pendamping sosial
Jika dirasa
cara di atas merepotkan , bisa mengupdate data secara online melalui ponsel. Berikut
caranya.
Ubah data
secara online
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store
- Daftarkan akun apabila belum memiliki akun
- Masuk atau login menggunakan akun yang sudah didaftarkan
- Pilih menu 'Usulkan Pembaruan'
- Isi seluruh data dan pertanyaan yang tersedia
- Pastikan informasi yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya
- Kirim pengajuan pembaruan data
- Tunggu proses verifikasi oleh petugas
Perlu
diketahui tak serta merta data bisa langsung berubah meskipun sudah melakukan
pemutakhiran.
Pemutakhiran desil penting karena bila tak dilakukan harusnya penerima manfaat
berhak mendapatkan bansos justru terlewat.
Lantas,
bagaimana cara mengecek apakah ditetapkan sebagai penerima bansos atau tidak?
berikut penjelasannya.
Cara cek
bansos
Ada dua cara
mengecek status bansos sekaligus desil melalui HP.
Cek lewat
situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser di HP
- Akses laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia
- Isi kode verifikasi atau captcha
- Klik "Cari Data.
Cara cek
desil di aplikasi Cek Bansos
- Unduh dan buka aplikasi
- Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Pilih menu Cek Bansos
- Masukkan NIK KTP
- Klik 'Cari Data'
Sistem
kemudian menunjukkan kelompok desil hingga jenis bantuan apabila berhak
menerimanya.
Perlu
diingat, ada beberapa jenis bansos tahap 3 Agustus 2026 yang cair bulan ini.
Sementara
itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul
mengungkap DTSEN segera dibenahi agar lebih akurat.
Pemerintah segera benahi desil
Gus Ipul
menjelaskan desil berubah-ubah karena adanya 12 juta data
baru masuk
dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
"Baru
masuk 12 juta data baru dari BKKBN yang belum dilakukan verifikasi dan
validasi. Sehingga loncat-loncat," kata Gus Ipul dalam siaran pers, Jumat
(4/9/2026).
Ia berjanji
desil segera stabil dan lebih akurat kedepannya.
"Nah
sekarang sudah distabilkan, dirapikan, diverifikasi dan validasi. Insyaallah
dalam waktu 1-2 minggu ke depan, data ini akan makin akurat," kata Gus
Ipul.
Meski data desil berubah, tak serta merta mencoret seseorang dari daftar
penerima bantuan.
Untuk itu
masyarakat tak perlu khawatir berlebihan.
"Tidak
serta-merta orang yang sekarang desilnya berubah, itu otomatis dicoret
(bansosnya). Karena masih menunggu penetapan pada awal bulan penyaluran. Sekarang
ini kan ada lonjakan-lonjakan, itu tidak otomatis (bansos) hilang. Sementara
untuk PBI itu setiap bulan sekali," kata Gus Ipul.
Kementerian
Sosial (Kemensos) menegaskan desil bukan ukuran mutlak kaya-miskin seseorang. Sumber
artikel: money.kompas.com