Dubes Palestina terharu atas dukungan Presiden-masyarakat Indonesia
JonPost - Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas kuatnya dukungan Presiden RI dan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina saat teriakkan Free Palestine menggema di Pondok Modern Darussalam Gontor, di Ponorogo Jawa Timur, Sabtu.
BACA JUGA: Golkar ungkap Nusron sudah mundur lama dari kepengurusan Golkar
BACA JUGA: Hari Tani Nasional: SMKN 2 Sumbawa Besar Punya Cara Ampuh Agar Pemuda Tak Malu Bertani
"Sejak saya tiba di Indonesia, selama delapan bulan,
saya mulai merasakan dukungan yang sangat besar untuk Palestina dan ini bukan
pertama kalinya Presiden menyampaikan tentang situasi di Palestina," kata
Dubes Abdalfatah usai menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern
Darussalam Gontor (PMDG), dikutip dari siaran pers BPMI Sekretariat Presiden,
Jakarta.
Dalam pidato Presiden Prabowo Subianto di acara satu abad
Ponpes Gontor, Prabowo meneriakkan Free Palestine berkali-kali yang diikuti
oleh seluruh hadirin.
Prabowo juga menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kondisi
bangsa Palestina yang dijajah dan dibombardir oleh Israel.
Ia menyampaikan perhatian terhadap kondisi Palestina juga
terus disuarakan oleh berbagai pemimpin dan lapisan masyarakat Indonesia.
Suasana peringatan di Ponorogo tersebut menjadi semakin
bermakna ketika nama Palestina disebut dalam sambutan Presiden Prabowo dan
disambut riuh tepuk tangan para hadirin.
Pada momen tersebut, Dubes Abdalfatah menghampiri Presiden
Prabowo dan mengalungkan kefiyyeh Palestina sebagai bentuk penghormatan serta
ucapan terima kasih secara langsung.
"Saya merasa sangat bahagia ketika melihat beliau
hadir, dan saya memutuskan untuk memberikan kefiyyeh Palestina kepada beliau,
untuk berterima kasih kepada beliau," tuturnya.
Menurut Abdalfatah, kefiyyeh tersebut bukan sekadar simbol
budaya, melainkan membawa ingatan tentang sejarah dan perjuangan rakyat
Palestina yang tiada henti.
Momen hangat saat memeluk Presiden Prabowo juga meninggalkan
kesan emosional mendalam bagi diplomat senior Palestina tersebut.
"Saya mungkin menangis setelah itu karena ketika saya
memeluk beliau, saya merasa bahwa kami tidak sendirian. Indonesia berdiri
bersama Palestina dan rakyat saya tidak sendirian di Gaza dan Tepi Barat,"
ungkapnya.
Kepada masyarakat Indonesia, khususnya para santri dan
keluarga besar PMDG, ia menyampaikan harapan agar kepedulian terhadap keadaan
rakyat Palestina terus terjaga secara konsisten.
Ia turut mengapresiasi dukungan berkelanjutan yang hadir
dari civitas akademika, seluruh lapisan masyarakat hingga media massa di
Indonesia.
Sebagai penutup, Abdalfatah menitipkan satu permintaan
sederhana kepada seluruh masyarakat Indonesia, yakni dukungan doa untuk
perjuangan dan kemerdekaan rakyatnya. sumber artikel