Melalui sinergi momentum Sumpah Pemuda ini, Perum BULOG Sumbawa berharap dapat melahirkan "Pahlawan Pangan Baru"
JONPOST, SUMBAWA, 20 OKTOBER 2026 – Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98, Perum BULOG Kantor Cabang Sumbawa, mengobarkan semangat persatuan sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Melalui momentum bersejarah ini, BULOG Sumbawa mengajak seluruh elemen kepemudaan di Kabupaten Sumbawa untuk melek terhadap isu kedaulatan pangan.
Sebagai pilar penyangga pangan bangsa, BULOG menilai bahwa energi kreatif dan pemikiran inovatif pemuda sangat dibutuhkan dalam memperkuat rantai pasok serta menjaga stabilitas harga pangan di tingkat daerah hingga nasional.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Sumbawa Muhammad Nur Ristanto, menyatakan bahwa esensi Sumpah Pemuda di era modern bukan lagi berjuang melawan penjajah secara fisik, melainkan berjuang mewujudkan kedaulatan di sektor-sektor vital, salah satunya ketahanan pangan.
"Pemuda adalah motor penggerak masa depan. Di Hari Sumpah Pemuda ini, kami ingin menularkan semangat kedaulatan pangan kepada generasi muda di Sumbawa. Kita harus memastikan bahwa Sumbawa, sebagai salah satu lumbung pangan di Nusa Tenggara Barat, terus bertumbuh dengan dukungan inovasi dari para pemudanya," ujarnya.
Dalam rangkaian peringatan ini, BULOG Sumbawa juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kelompok tani muda dan pelaku UMKM lokal yang dimotori oleh generasi muda. BULOG Sumbawa aktif menyerap hasil panen padi dan jagung dari para petani, sekaligus memastikan ketersediaan komoditas pangan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan optimalisasi jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).
Melalui sinergi momentum Sumpah Pemuda ini, Perum BULOG Sumbawa berharap dapat melahirkan "Pahlawan Pangan Baru" dari kalangan milenial dan Gen-Z yang siap berkontribusi nyata, baik di bidang pertanian modern, distribusi, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk ketahanan pangan kokoh menuju Indonesia Emas.
PENULIS WARTAWAN JonPost- Joni Irawan
